Tugas dan Wewenang OJK

Tugas dan Wewenang OJK

Tugas dan Wewenang OJK

Tugas dan Wewenang OJK

Tugas OJK Tugas pengaturan dan pengawasannya, yaitu:

  • Kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan;
  • Kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal; dan
  • Kegiatan jasa keuangan di sektor perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.

Wewenang OJK

Dalam melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan di sektor Perbankan sebagaimana yang dimaksud didalam Pasal 6 huruf a, OJK mempunyai wewenang:

  • Pengaturan dan pengawasan mengenai kelembagaan bank yang meliputi:

o   Perizinan untuk pendirian bank, pembukaan kantor bank, anggaran dasar, rencana kerja, kepemilikan, kepengurusan dan sumber daya manusia, merger, konsolidasi dan akuisisi bank, serta pencabutan izin usaha bank; dan

o   Kegiatan usaha bank, antara lain sumber dana, penyediaan dana, produk hibridasi, dan aktivitas di bidang jasa;

  • Pengaturan dan pengawasan mengenai kesehatan bank yang meliputi:

o   Likudasi, rentabilitas, solvabilitas, kualitas asset, rasio kecukupan modal minimum, batas maksimum pemberian kredit, rasio pinjaman terhadap simpanan, dan pencadangan bank,

o   Laporan bank yang terkait dengan kesehatan dan kinerja bank;

o   Sistem informasi debitur:

o   Pengujian kredit (credit testing); dan

o   Standar akuntansi bank;

  • Pengaturan dan pengawasan mengenai aspek kehati-hatian bank meliputi:

o   Manajemen risiko;

o   Tata kelola bank;

o   Prinsip mengenal nasabah dan anti pencucian uang; dan

o   Pencegahan pembiayaan terorisme dan kejahatan perbankan; dan

 

Sumber :

https://urbanescapesusa.com/