Teori Geopolitik

Teori Geopolitik

Teori Geopolitik

Teori Geopolitik

  • Friedrich Ratzel (1844-1904)

Teori Ruang : bangsa yang berbudaya tinggi akan membutuhkan ruang hidup yang makin meluas, karenakebutuhan sumber daya yang tinggi dan akhirnya mendesak wilayahbangsa yang “primitif”


  • Rudolf Kjellen (1864 – 1922) 

Teori Kekuatan : behwa negara adalah satuan politik yang menyeluruh serta sebagai satuan biologis yang memiliki intelektualitas. Dengan kekuatan yang dimiliki ia mampu mengeksploitasi negara “primitif” agar negaranya dapat ber-swasembada. (Darwinisme Sosial).


  • Karl Haushover (1869 – 1946)

Teori Pan Regional – empat kawasan benua : untuk menjadi jaya, bangsa harus mampu menguasai benuabenua di dunia yang dibagi atas empat kawasan benua dan masing-masing dimpimpin satu bangsa (Pan Amerika, Asia Timur, Rusia India, Eropa Afrika)


  • Sir Halford Mackinder (1861-1947) 

Teori Daerah Jantung (wawasan benua) : bila ingin menguasai dunia, suatu bangsa harus menguasai daerah jantung dan untuk itu diperlukan kekuatan darat yang memadai. Daerah jantung terdiri dari : Rusia, Siberia, Sebagian Mongolia, Daerah bulan sabit dalam (eropa barat, eropa selatan, timur tengah, asia selatan, asia timur) dan Bulan sabit luar (afrika, australia, amerika, benua baru)


  • Sir Walter Raleigh* (1554-1618) dan Alfred T. Mahan (1840-1914)

Teori Kekuatan Maritim : Siapa yang menguasai laut akan menguasai perdagangan /kekayaan dunia dan akhirnya akan menguasai dunia. Oleh karena itu ia harus memiliki armada laut yang kuat. ** Laut untuk kehidupan dan sumber daya banyak di laut, oleh karena itu harus dibangun armada laut yang kuat untuk menjaganya.


  • Giulio Douhet (1869-1930) dan William Mitchel (1989-1936)

Bahwa kekuatan udara mampu beroperasi hingga garis belakang lawan serta kemenangan akhir ditentukan oleh kekuatan udara.


  • Nicholas J. Spijkman (1893-1943)

Teori Daerah Batas : penguasaan daerah jantung harus ada akses ke laut dan hendaknya menguasai pantai sepanjang Eurasia.


Baca Juga :