Penyebab Kucing Kejang-Kejang

Penyebab Kucing Kejang-Kejang

Penyebab Kucing Kejang-Kejang

Penyebab Kucing Kejang-Kejang

Penyebab umum kejang pada kucing adalah pada area otak, khususnya pada korteks serebral karena tidak berfungsi tidak normal.

Sakit kejang ini biasanya dimulai dengan menjatuhkan tubuhnya ke tanah lalu menjadi kaku, dan kemudian kejang karena kontraksi otot yang tidak terkendali.

Kebanyakan kejang pada kucing adalah akibat dari kerusakan otak yang fungsinya berjalan abnormal. Ada banyak penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada otak itu sendiri.

Alasan lain mengapa kucing mengalami kejang adalah karena trauma kepala. Kucing yang tertabrak mobil, jatuh dari balkon, atau mengalami cedera jenis lain di kepalanya dapat menyebabkan kerusakan yang menyebabkan kejang.

Beberapa penyakit kejang tampaknya terjadi secara spontan tanpa penyebab yang jelas. Ini adalah kedua bentuk epilepsi.

Jenis Kejang pada Kucing

Pada dasarnya Kejang pada kucing biasanya diklasifikasikan sebagai umum dan khusus.

  • Kejang umum: seluruh korteks serebral menyebabkan kejang dan biasanya mempengaruhi seluruh tubuh.
  • Kejang khusus/fokal : menyakup area yang lebih kecil di dalam korteks serebral. Kejang khusus juga kadang-kadang disebut sebagai kejang parsial karena diisolasi ke bagian tubuh tertentu.

 

Gejala Kejang Pada Kucing

1. Kejang khusus/fokal: Selama kejang fokal, kucing atau anak kucing Anda mungkin menangis dengan keras seperti merasakan  kesakitan, agresif, kadang juga mengeluarkan air liur berlebihan. kadang juga kehilangan fungsi kaki nya, terasa lemas dan tidak bisa bangun.

2. Kejang Umum: kucing Anda kehilangan kesadaran di mana ia akan jatuh dan mulai berkedut dan bergetar tak terkendali. Tingkat keparahan dan panjang kejang bisa sangat bervariasi.

Kaki mungkin bergerak dengan cara mendayung, seolah-olah kucing Anda mencoba berenang, atau mereka menjadi kaku.

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Kucing Sakit Kejang?

Jika Anda curiga kucing mengalami kejang, pertama-tama perhatikan jam dan catat waktu dimulainya.

Kebanyakan sakit kejang paling lama berlangsung sekitar beberapa menit, yang berarti ia mungkin akan melewati kejang sebelum Anda bisa membawanya ke dokter hewan.

Berikut yang harus dilakukan:

  • Usahakan Anda tetap tenang.
  • Pastikan kucing Anda tidak akan melukai dirinya sendiri.
  • Gunakan selimut untuk mengambil kucing Anda agar tidak tergores atau tergigit secara tidak sengaja saat kucing.
  • Jauhkan hewan lain dari kucing Anda selama kejang.
  • Beri ruang karena kucing itu mungkin kehilangan arah dan merasa takut.
  • Jika kejang tidak berhenti, atau dia mengalami kejang kluster dan mengalami kesulitan bernafas.
  • Jika sakit kejang terus dan berlanjut, segera bawa ke dokter hewan.
  • Kejang yang berkepanjangan dapat meningkatkan suhu tubuh ke tingkat yang berbahaya dan menguras oksigen otak.

 

Perawatan Kucing Kejang

Dalam kebanyakan kasus, jika kucing mengalami satu kali kejang. Namun, tidak semua kucing yang mengalami kejang berulang.

  • Jika penyebab kejang tidak diketahui, maka mengatasi nya bisa dengan memberi obat untuk mengatur frekuensi dan tingkat keparahan kejang.
  • Kejang dengan durasi yang sebentar menyembuhkan nya tidak memerlukan pengobatan, Tapi jika kejang yang berulang dan sering biasanya diobati dengan dalam waktu jangka panjang.
  • Jika kejang disebabkan oleh toksisitas, maka toksin harus dikeluarkan dari tubuh kucing. Lakukan dengan cara memandikan kucing jika diberikan obat kutu topikal yang mengandung piretrin.
  • Dapat menyebabkan kucing muntah jika memakan racun, atau memberikan obat-obatan tertentu untuk menetralkan efek racun tersebut.

Sumber: https://worldfreeweb.com/