Pengujian Instrumen Penelitian

Pengujian Instrumen Penelitian

  1. Uji validitas

Untuk mengetahui layak tidaknya kuesioner perlu diuji dengan menggunakan uji validitas. Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali, 2005: 45). Pada penelitian ini uji validitas yang digunakan adalah rumus korelasi Product Moment dari pearson. (Sugiyono, 2005: 213):

Dimana :

r                 : Koefisien korelasi product moment

xy              : Variabel penelitian

n                : Jumlah sampel

Sx              : Jumlah skor butir

Sxy            : Jumlah perkalian skor butir x dan skor total y

Sx            : Jumlah kuadrat skor butir x

Sy2             : Jumlah kuadrat skor total y

Untuk mengetahui apakah butir instrumen tersebut valid atau tidak maka nilai r hitung dibandingkan dengan nilai r tabel. Apabila nilai r hitung lebih besar dibandingkan nilai r tabel maka butir pertanyaan tersebut valid dan apabila r hitung lebih kecil dari r tabel maka butir pertanyaan tersebut tidak valid.

2. Uji reliabilitas

            Digunakan untuk mengetahui konsistensi tidaknya suatu kuesioner yang didesainnya. Untuk mengukur konsisten, peneliti memerlukan sekali pengujian dengan menggunakan teknik tertentu terhadap skor jawaban responden yang dihasilkan dari penggunaan instrumen yang bersangkutan.

“Di dalam penelitian ini, pengukuran reliabilitas dilakukan dengan cara one shot dengan uji statistik Cronbach Alpha (a)” (Sugiyono; 2005: 282), dengan rumus:

Dimana:

k          = mean kuadrat antara subyek.

∑ si2     = mean kuadrat kesalahan.

st2         = varian total.

Rumus untuk varian total dan varian item:

Dimana:

JKi       = jumlah kuadrat seluruh skor item.

JKs      = jumlah kuadrat subyek.

Dengan demikian variabel dalam penelitian ini dikatakan reliabel apabila r> 0,60.

  1. G.  Metode Analisis Data

     Penggunaan analisis data adalah untuk menyederhanakan data ke dalam bentuk yang lebih mudah untuk dibaca dan diinterpretasikan. Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah ditetapkan maka dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Dimana persamaan umum regresi linier berganda yang digunakan (Sugiyono, 2004: 211) adalah sebagai berikut: