Pengertian Peluang

Pengertian Peluang

 Pengertian Peluang

 Pengertian Peluang

Peluang merupakan bagian matematika yang membahas pengukuran tingkat keyakinan orang akan muncul atau tidak munculnya suatu kejadianatau peristiwa. Oleh karena itu, untuk mendiskusikan dimulai dengan suatu pengamatan tersebut dinamakan suatu percobaan. Hasil dari suatu percobaan dinamakan titik sampel. Peluang disebut juga probabilitas yang berarti ilmu kemungkinan.

Peluang semata-mata adalah suatu cara untuk menyatakan kesempatan terjadinya suatu peristiwa. Di dalam peluang dikenal ruang sampel dan titik sampel. Ruang sampel adalah himpunan yang berisi semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan. Ruang sampel biasanya dinotasikan dengan S.

Contoh:

Suatu percobaan melempar suatu mata uang logam. Ruang sampelnya adalah  S= (G,A)

Contoh:

Suatu percobaan mengambilsatu buah kartu dari enam buah kartu yang diberi nomor 1 sampai 6. Ruang sampelnya adalah S= (1,2,3,4,5,6).

  1. Percobaan  dan Hasil Dari Suatu Percobaan

Contoh:

Percobaan melempar satu mata uang logam

Hasil yang mungkin:

  1. Tampak sisi angka (A), yaitu nilai Rp.500
  2. Tampak sisi gambar (G), yaitu gambar burung garuda

Contoh:

Percobaan melempar satu mata dadu

Hasil yang mungkin: sisi-sisi dadu yang menunjukkan jumlah bulatan 1,2,3,4,5, atau 6,

Contoh:

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, secara sengaja atau tidak sengaja manusia melalukan suatu percobaan. Misalnya ibu yang menunggu kelahiran anaknya tanpa sadar melalukan percobaan. Ibu tersebut melakukan suatu pengamatar, anaknya akan lahir laki-laki atau perempuan.

  1. Ruang Sampel dan Titik  Sampel

Ruang sampel adalah himpunan semua hasil/ kejadian yang mungkin terjadi dan dilambangkan dengan S. Di dalam peluang dikenal ruang sampel dan titik sampel.

Contoh:

Suatu percobaan melempar satu mata uang logam. Ruang sampelnya adalah S= (A, G)

Contoh:

Suatu percobaan mengambil satu buah kartu yang diberi nomor 1 sampai dengan 6. Ruang sampelnya adalah S= (1,2,3,4,5,dan 6).

Pengetosan Dua Mata Uang

A G
A (A,A) (A,G)
G (G,A) (G,G)

Banyak titik sampel: 2×2 = 4

Pengetosan Dua Dadu

1 2 3 4 5 6
1 1,1 1,2 1,3 1,4 1,5 1,6
2 2,1 2,2 2,3 2,4 2,5 2,6
3 3,1 3,2 3,3 3,4 3,5 3,6
4 4,1 4,2 4,3 4,4 4,5 4,6
5 5,1 5,2 5,3 5,4 5,5 5,7
6 6,1 6,2 6,3 6,4 6,5 6,6

Banyak titik sampel= 6×6 = 36

Pengetosan Mata Uang dan Dadu

1 2 3 4 5 6
A A,1 A,2 A,3 A,4 A,5 A,6
G G,1 G,2 G,3 G,4 G,5 G,6

Sumber: https://student.blog.dinus.ac.id/handay/seva-mobil-bekas/