Pengertian Kata Depan (Preposisi)

Pengertian Kata Depan (Preposisi)

Pengertian Kata Depan (Preposisi)

Pengertian Kata Depan (Preposisi)

Sebutan lain untuk kata depan ialah preposisi, dalam bahasa latin preposisi berasal dari kata yaitu “prae” dan “ponere”. Prae berarti sebelum sedangkan ponere berarti menempatkan atau tempat. Berarti kata depan merupakan kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat yang diikuti nominal atau pronominal, kata depan ialah kata yang menghubungkan kata benda dengan bagian kalimat. Kata depan umumnya digunakan untuk mengantar sebuah objek penyerta kalimat dan tidak boleh mengantarkan subjek kalimat.


Umumnya kata depan yang dikenal ialah di ke dan dari, kata depan di ke dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya kecuali dalam gabungan kata yang sudah dianggap satu kata seperti kepada  dan dari pada. Beberapa kata depan lainnya ialah dalam antara atas, kepada, akan, terhadap, oleh, dengan, sampai, untuk, dll.


Contoh penggunaannya dalam kalimat yaitu:

  1. Tinggallah bersama saya disini.
  2. Dimana kakakmu?
  3. Ayah sedang dalam perjalanan ke luar kota.

Jika ditinjau dari segi bentuknya, pereposisi dapat menomorfemis atau polimorfemis.


  1. Preposisi monomorfermis

Preposisi monomorfemis adalah preposisi yang terdiri hanya atas satu morfem dan karena itu tidak dapat diperkecil lagi bentuknya. Berikut adalah preposisi dalam bahasa Indonesia beserta beberapa fungsinya.

Bagi

      Untuk

      Buat              menandai hubungan perutukan

      Guna

      Dari        :  menandai hubungan asal,arah dari suatu tempat,atau mlik

      Dengan   :  menandai hubungan kesetaraan atau car

      Di            : menandai hubungan tempat berada

      Karena    menandai hubungan sebab

      Sebab menandai hubungan sebab

      Ke            : menandai hubungan arah menuju suatu tempat

      Oleh    menandai hubungan pelaku atau yang dianggap pelaku


  1. Preposisi plimorfemis

Preposisi polimorfemis terdiri atas dua macam : (1) yang dibentuk dengan memakai afiks dan (2) yang dibentuk dengan menggabungkan dua kata atau lebih. Contoh untuk (1) adalah selama dan bagaikan, sedangkan untuk (2) adalah selain dari dan  sampai dengan/ke.


  1. Prepposisi polimorfemis dengan afiks

Posisi polimorfemis yang berafiks dibentuk dengan menempelkan afiks pada dasar. Dasar itu dapat merupakan morfem bebas(sama, serta) atau morfem terikat (jelang, kitar).


Contoh :

Bersama        menandai hubungan kesetaraan

Beserta           menandai hubungan kesetaraan

Menuju           menandai hubungan tujuan ke suatuu tempat

Menurut         menandai hubungan sumber

Sekeliling       menandai hubungan ruang lungkup geografis

Sekitar            menandai hubungan ruang lingkup geografis atau waktu

Selama           menandai hubungan kurun waktu

Sepanjang      menandai hubungan kurun waktu bentangan lokasi

Mengenaio     : menandai hubungan sasaran atau objektif

Terhadap       : menandai hubungan arah

Bagaikan         menandai hubungan pemiripan


Baca Juga :