Pengertian Jasa

Pengertian Jasa

Kotler dalam Hurriyati (2005: 27), seorang ahli pemasaran mengemukakan pengertian jasa (service), jasa yaitu setiap tindakan atau kinerja yang ditawarkan oleh satu pihak lain secara prinsip tidak berwujud dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan. Produksi jasa dapat terikat atau tidak terikat pada suatu produk fisik.

Jasa pada dasarnya adalah seluruh aktivitas ekonomi dengan output selain produk dalam arti fisik, dikonsumsi dan diproduksi pada saat bersamaan, memberikan nilai tambah dan secara prinsip tidak berwujud (intangible) bagi pembeli pertamanya.

Jasa pada dasarnya mempunyai ciri-ciri sebagai berikut (Hurriyati, 2005: 28) adalah:

  1. Suatu yang tidak berwujud tetapi dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
  2. Proses produksi jasa dapat menggunkan atau tidak menggunakan bantuan suatu produk fisik.
  3. Jasa tidak mengakibatkan peralihan hak atau kepemilikan.
  4. Terdapat interaksi antara penyedia jasa dengan pengguna jasa.

Meskipun terjadi beberapa perbedaan terhadap pengertian jasa pelayanan dan secara terus-menerus perbedaan tersebut akan menganggu, beberapa karakteristik jasa pelayanan berikut ini akan memberikan jawaban yang lebih mantap terhadap pengertian jasa pelayanan. Karakteristik jasa tersebut (Yamit, 2005: 21) adalah:

  1. Tidak dapat diraba (intangibility). Jasa adalah sesuatu yang sering kali tidak dapat disentuh atau tidak dapat diraba. Jasa mungkin berhubungan dengan sesuatu secara fisik, seperti pesawat udara, kursi dan meja dan peralatan makan direstoran, maupun tempat tidur pasien dirumah sakit.
  2.  Tidak dapat disimpan (inability to inventory). Salah satu ciri khusus dari jasa adalah tidak dapat disimpan. Misalnya, ketika seseorang menginginkan jasa potong rambut, menginap di hotel, maka jasa tersebut tidak dapat disimpan untuk besok.
  3. Produksi dan konsumsi secara bersama. Jasa adalah sesuatu yang dilakukan secara bersamaan dengan produksinya. Misalnya, tempat praktek dokter, restoran, pengurusan asuransi mobil dan lain sebagainya.
  4. Memasukinya lebih mudah. Mendirikan usaha dibidang jasa membutuhkan investasi yang lebih sedikit, mencari lokasi lebih mudah dan banyak tersedia, tidak membutuhkan teknologi tinggi. Untuk usaha jasa hambatan untuk memasukinya lebih rendah.
  5. Sangat dipengaruhi oleh faktor dari luar. Jasa sangat dipengaruhi oleh faktor dari luar seperti: Teknologi, peraturan pemerintah dan kenaikan harga energi. Sektor jasa keuangan merupakan contoh yang paling banyak dipengaruhi oleh peraturan dan perundang-undangan pemerintah, dan teknologi komputer.

 

https://bingkis.co.id/gold-rush-apk/