Pembedaan Macam-macam Benda

Pembedaan Macam-macam Benda

Benda dalam arti sempit ialah setiap barang yang dapat diihat saja (berwujud), sedangkan dalam arti luas: disebut dalam Pasal 509 KUH. Perdata yaitu benda ialah tiap barang-barang dan hak-hak yamg dapat dikuasai dengan hak milik. Benda dapat dibedakan menjadi berbagai macam benda:

  1. Benda berwujud dan benda tidak berwujud

Benda berwujud (material) yaitu benda yang nyata dapat dilihat. Sedangkan Benda yang tidak berwujud (immaterial) yaitu berupa hak-hak, misalnya: hak piutang, hak cipta, hak pengarang dsb.

  1. benda bergerak dan benda tidak bergerak

Benda bergerak adalah benda yang menurut sifatnya dapat dipindahkan. Sedangkan Benda tidak bergerak adalah benda yang menurut sifatnya tidak dapat dipindah-pindahkan, seperti tanah dan segala bangunan yang berdiri melekat diatasnya.

  1. Benda habis dipakai dan benda tidak habis dipakai

Benda yang habis dalam pemakaian, bila mana karena dipakai menjadi habis, misalnya bahan makanan, bahan bakar dsb. Sedangkan Benda yang tidak habis dalam pemakaian (on vervruik baar) benda yang wujudnya tidak akan habis meskipun telah dipakai seperti mesin-mesin, meja, dsb.

  1. Benda sudah ada dan benda akan ada

Benda yang ada sekarang (tegen woordige) yaitu benda yang ada pada saat ini. Benda yang akan datang (toekomstige) misalnya keuntungan yang akan diperoleh, panen, anak lembu yang akan lahir dsb.

  1. Benda dalam perdagangan dan benda luar perdagangan

Benda dalam perdagangan (in handel / incommercio) yaitu setiap benda yang dapat diperdagangakan. Benda luar perdagangan (buiten de handel / extra commercio) seperti kantor-kantor pemerintah, rumah sakit dsb.

  1.  Benda dapat dibagi dan benda tidak dapat dibagi

benda yang dapat dibagi (deelbaar) yaitu benda yang dapat dibagi tanpa kehilangan sifat atau turun nilainya misalnya tanah. Benda yang tidak dapat dibagi (on deelbaar) oleh karena akibat pembagian itu sifat benda itu menjadi hilang dan merosot nilainya.

  1. Benda terdaftar dan benda tidak terdaftar

Benda terdaftar dibuktikan dengan bukti pendaftarannya, umumnya berupa sertifikat / dokumen atas nama si pemilik, seperti tanah, kendaraan bermotor, perusahaan, hak cipta, telpon, televisi dlsb. Benda tidak terdaftar sulit untuk mengetahui dengan pasti siapa pemilik yang sah atas benda itu, karena berlaku azas ‘siapa yang menguasai benda itu dianggap sebagai pemiliknya’. Contohnya, perhiasan, alat alat rumah tangga, hewan piaraan, pakaian dsb.

Dari bermacam-macam benda seperti tersebut diatas, yang paling penting adalah pembedaan antara barang-barang atau benda tak bergerak dan barang-barang atau benda tidak bergerak.

  1. Benda Tetap/Tidak Bergerak

Benda tetap menurut sifatnya ialah segala sesuatu yang secara langsung atau tidak langsung baik karena perbuatan alam atau karena perbuatan manusia, digabungkan erat menjadi satu dengan tanah.

Benda tetap menurut tujuan pemakaiannya ialah segala benda yang meskipun tidak secara sungguh-sungguh digabungkan dengan tanah atau bangunan dimaksudkan untuk mengikuti tanah atau bangunan itu untuk jangka waktu yang lama sesuai dengan tujuan pemakaiannya dan selama masih melekat dengan tanah/bangunan tersebut.

Benda tetap karena telah ditentukan oleh UU

  1. c.1. segala hak atau penagihan yang mengenai suatu barang tetap

misalnya hak servituut (perkarangan) HGB

  1. c.2. kapal yang berbobot mati lebih dari 20m3

dipersamakan dengan benda tetap.

  1. Benda Bergerak
  2. Karena sifatnya, ialah benda yang tidak bergabung dengan tanah atau tidak dimaksudkan untuk mengikuti tanah atau bangunan.
  3. Karena ditetapkan oleh undang-undang

https://wisatalembang.co.id/stone-guest-apk/