Meraba Area Abu-abu Bisnis Otopet Listrik GrabWheels

Meraba Area Abu-abu Bisnis Otopet Listrik GrabWheels

Meraba Area Abu-abu Bisnis Otopet Listrik GrabWheels

Meraba Area Abu-abu Bisnis Otopet Listrik GrabWheels
Meraba Area Abu-abu Bisnis Otopet Listrik GrabWheels

Tidak sampai delapan bulan sejak kasus sepeda listrik Migo mengemuka

, kini timbul lagi kasus serupa melibatkan otopet listrik GrabWheels yang menunjukkan tiga kalangan, yakni pemerintah, pebisnis, dan masyarakat gagap perkembangan teknologi otomotif. Ironisnya, introspeksi mulai dipikirkan jadi urgensi ketika nyawa sudah keburu pergi.

Insiden GrabWheels terjadi pada Minggu dini hari di Jalan Pintu Senayan yang berada di antara FX Sudirman dan kawasan Gelora Bung Karno. setelah ditabrak dari belakang oleh Toyota Camry.

Ada banyak kritikan atas kejadian itu, paling populer yaitu tentang izin penyewaan penggunaan GrabWheels dibuka 24 jam, edukasi dan pemahaman pemakaian otopet listrik, perangkat keselamatan, serta ketidakpedulian pengguna soal peraturan.

Lihat juga:Grab Indonesia Dukung Pembuatan Regulasi Otopet Listrik

Otopet Listrik

Selain itu, keberanian operasi bisnis GrabWheels dari Grab Indonesia yang seolah bermain di area abu-abu peraturan juga dipertanyakan. Pebisnis boleh saja berdalih GrabWheels ‘tidak melanggar peraturan’, namun semestinya dampak ke masyarakat bisa lebih diantisipasi sebelum sampai ada korban jiwa.

Bukan cuma itu, pemerintah juga dinilai lambat mengantisipasi kemajuan zaman

. Regulasi terkait kendaraan dan lalu lintas yang ada sekarang, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, sudah berusia 20 tahun.

GrabWheels merupakan layanan penyewaan alat mobilitas pribadi. Alat yang digunakan disebut skuter listrik oleh Grab Indonesia, namun mungkin lebih tepatnya disebut otopet listrik.

Menurut kamus bahasa Indonesia, ‘otopet’ artinya ‘permainan anak berupa papan kecil beroda dan bersetang, diluncurkan dengan kaki’. Alat GrabWheels mirip karakteristik pada penjelasan itu, namun bedanya lebih modern karena bisa digerakkan motor listrik hingga lebih pas dikatakan otopet listrik.

 

Baca Juga :