Mastitis Pada Kucing

Mastitis Pada Kucing

Mastitis Pada Kucing

Mastitis Pada Kucing

Mastitis adalah penyakit radang infeksi bakteri pada salah satu atau beberapa saluran kelenjar susu kucing. Mastitis dapat terjadi pada hewan apa pun yang memiliki payudara, termasuk kucing.

Mastitis ditandai dengan peningkatan jumlah sel di dalam air susu, perubahan fisik maupun susunan air susu dan disertai atau tanpa disertai perubahan patologis atau kelenjarnya sendiri.

Jenis – Jenis Mastitis

1. Mastitis catarrhalis: Mastitis catarrhalis adalah  radang pada saluran susu yang halus dan yang paling ringan.

2. Mastitis parenchymatosa: Merupakan radang parenchym pembentuk air susu, radang ini dapat meluas hingga asinus.

3. Mastitis Phlegmonosa: Mastistis interstitialis, merupakan radang yang ditemukan di dalam interstisium.

4. Mastitis Phlegmonosa:  radang ini meluas dalam jaringan ikat. Oleh karena itu dinamakan juga mastitis interstitialias.

5. Mastitis purulenta(apestomatosa): disertai pembentukkan abses’abses.

6. Mastitis necriticans: memperlihatkan regresi luar biasa dengan nekrosa kering (necrosa koagulasi)

7. Mastitis indurativa: kelenjar digantikan oleh jaringan ikat. Sekresiair susu berhenti dan lingkarannya bertambah atau berkurang. Mastitis ini dapat terjadi pada 3 kuartir.

8. Mastitis specifica: disebabkan oleh tuberculosis dan aktimikosis. (Sumber: 1essang,1984)

Penyebab Mastitis Pada Kucing

Mastitis dapat disebabkan oleh bakteri Streptococcus agalactiae, Str.dysgalactiae, Str.uberis, Str. zooepidemicus, danStaphylococcus aureus.

Berbagai spesies lain yang juga bisa menyebabkan terjadinya mastitis walaupun dalam persentase kecil.

  • Bakteri memasuki payudara melalui jaringan sehingga menyebabkan peradangan dan pembengkakan.
  • Kemungkinan untuk terkena infeksi akan lebih tinggi lagi jika induk kucing mengasuh anak’anaknya dalam kondisi yang tidak bersih.
  • Selain itu, mastitis juga bisa disebabkan oleh saluran susu yang tersumbat. Jika dibiarkan dan tidak diobati, maka infeksi ini dapat menyebabkan septic shock dan kematian.

Penyebab Umum Mastitis

  • Lantai kotor dan kasar sehingga terjadi gesekan yang mengakibatkan luka’pada kantung susu.
  • Kebiasaan keingin tahuan kita, apakah kucing kita hamil atau tidak dengan menekan atau memencet puting.
  • Membersihkan kucing dengan cara mengelap dengan handuk pada bagian tersebut atau sejenisnya sehingga akibat kantung susu luka akibat tekanan dan gesekan.

 

Gejala Masitis

Gejala yang nampak pada kucing yang terkena mastitis adalah sebagai berikut:

  • Puting yang terkena nampak membesar berwarna kemerahan.
  • Puting terasa sakit dan panas.
  • Air susu yang dikeluarkan mengandung nanah dan darah.
  • Demam
  • Depresi
  • Nafsu makan menurun
  • Dehidrasi
  • Lemah

 

Pengobatan

  • Jika mastitis akibat dari infeksi bakteri, maka perlu diobati dengan antibiotik secara sistemik, beri pengobatan untuk mengurangi rasa sakit akibat peradangan.
  • Kelenjar susu yang membengkak dikompress air hangat.
  • Kelenjar susu harus dikosongkan, apabila terdapat abses akan dilakukan drainase (pengeluaran nanah).
  • Terapi melalui infus, jika kerusakan sudah terlalu parah kelenjar susu akan diangkat (dibuang).
  • Cara terbaik untuk mencegah mastitis pada kucing adalah dengan menjaga kebersihan tempat tidurnya.

Kasus mastitis yang parah sebaiknya dilakukan rawat inap untuk terapi cairan intravena dan obat injeksi.

Dalam beberapa kasus, dokter hewan Anda dapat merekomendasikan operasi pengangkatan kelenjar nekrotik.


Sumber: https://guruaria.com/