Manfaat SIG dalam Pembangunan Nasional

Manfaat SIG dalam Pembangunan Nasional

Manfaat SIG dalam Pembangunan Nasional

Manfaat SIG dalam Pembangunan Nasional
Manfaat SIG dalam Pembangunan Nasional

Sebagaimana telah diuraikan di atas bahwa SIG mempunyai peran penting

dalam pembangunan. Pembangunan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam setiap tahapnya pembangunan memerlukan data yang handal agar pembangunan yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang dikehendaki. Untuk mencapai maksud tersebut, maka SIG berperan untuk menampilkan informasi karakteristik area (fisik dan non-fisik) yang akan menjadi tempat pembangunan tersebut. SIG mampu menyajikan prioritas daerah-daerah mana yang harus didahulukan, memberikan informasi tentang jenis pembangunan yang diperlukan, dan lain-lain. Bila masing-masing daerah mempunyai basis data SIG, maka pemerintah dapat memanfaatkan teknologi internet untuk membangun SIGNAS. Berikut ini diuraikan beberapa contoh manfaatSIG dalam pembangunan nasional.

  Penyusunan neraca sumber daya

Salah hal penting yang harus diketahui dalam proses pembangunan adalah mengetahui potensi yang dimiliki oleh kita, baik yang berupa sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Apalagi kini, diterapkan otonomi daerah dimana setiap daerah  harus memiliki neraca sumber daya daerah. Neraca sumber daya ini dapat diperoleh dengan bantuan SIG.  SIG mampu memberikan informasi baru mengenai sumber daya yang dimiliki oleh suatu daerah, dapat diketahui persebaran dan kauntitasnya.

  Perubahan penggunaan lahan

Penggunaan lahan merupakan aspek penting untuk mengetahui sejauh mana aktivitas manusia dalam berinteraksi dengan alam. Bahkan kondisi penggunaan lahan dapat menjadi dasar bagi penelitian mendalam mengenai perilaku manusia dalam memanfaatkan lahan (Mallingreau dan Rosalia, 1981). Data penggunaan lahan dan perubahannya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para perencana tata ruang dan pengendaliannya, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan penggunaan lahan. Perlu diketahui bahwa sebagian korban bencana di Indonesia akibat penyalahgunaan lahan.

  Pemetaan kelas  dan perkembangan jalan

Kemajuan suatu daerah secara fisik ditandai oleh makin tingginya tingkat aksesibilitasnya. Tingkat aksesibilitas ini ditunjukkan oleh kualitas dan jaringan jalannya. Perkembangan aksesibilitas ini dapat dipantau dan dipetakan dengan bantuan SIG.

  Evaluasi perkembangan kota

Perkembangan fisik kota pada umumnya melebihi batas administrasi kota, sehingga banyak dijumpai masayarakat yang secara administrasi termasuk desa, tetapi secara fisik daerah termasuk kota. Kondisi ini menyebabkan pemerintah harus melakukan pendekatan pembangunan yang sesuai. Pengambilan kebijakan terhadap masyarakat demikian dapat menggunakan jasa SIG.

  1.   Potensi kependudukan

Informasi potensi kependudukan yang dapat diperoleh dengan alat bantu SIG antara lain taksiran kepadatan penduduk, persebaran, interaksi, mobilitas, dan kemungkinan terapan lainnya.

 

  Pemetaan sumber daya hutan

Hutan merupakan kekayaan alam yang sangat bermanfaat sebagai sumber ekonomi, konservasi alam maupun untuk keberlangsungan hidup manusia sendiri. Karena nilai ekonomis yang dimilikinya membuat manusia tertarik untuk mengeksploitasinya terus menerus. Pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi hutan yang luas dapat dilakukan dengan menggunakan SIG yang diintegrasikan dengan Penginderaan Jauh.

 

  Eksplorasi tambang

Kondisi tambang biasanya terdapat pada area yang khas, dapat dilihat dari struktur geologi  dan geomorfologi areanya. Penentuan tempat-tempat yang diduga menyimpan tambang-tambang tertentu dapat diduga dengan menggunakan jasa SIG yang diintegrasikan dengan Penginderaan Jauh.

 

Manfaat SIG dalam rangka menunjang proses pembangunan nasional adalah

menyajikan informasi spasial baru untuk membantu penentuan kebijakan aspek fisik maupun non-fisik. Data daerah yang berserakan baik yang berupa data tabel maupun data peta, yang semula tidak bermanfaat dapat didayagunakan dengan cara mengaitkan dengan data lain yang bereferensi geografis untuk kemudian ditumpangsusunkan (overlay), sehingga dapat diperoleh informasi baru, dan bahkan dapat menjadi pedoman untuk pengambilan keputusan. Apabila masing-masing daerah memiliki data yang tersusun dalam suatu basis data peta, maka Indonesia akan mempunyai  SIG Nasional (SIGNAS) yang akan memudahkan pemerintah dalam membuat perencanaan pembangunan, pemantauan, dan evaluasinya secara akurat. Informasi baru mengenai potensi sumber daya lahan, agihan spasial mengenai kependudukan, fasilitas-fasilitas umum, keuntungan dan kelemahan kondisi fisiografis akan mudah diakses untuk kepentingan pembangunan.

 

SIG sebagai metode dan teknologi mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan

pemetaan yang semula sangat sulit untuk dilakukan secara manual. Informasi baru yang diperoleh dari hasil analisis SIG sangat akurat dan dapat dilihat pola keruangannya, sehingga memudahkan proses perencanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan dan dapat menjadi pedoman untuk pengambilan keputusan.  Sedemikian pentingnya SIG, maka pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah semestinya memanfaatkan SIG, yang selanjutnya dibentuk SIGNAS dengan memanfaatkan internet untuk membantu proses pembangunan. Dengan demikian pembangunan yang dilakukan akan sesuai dengan tujuan dan sasaran, sehingga terwujud pembangunan yang berkeadilan sosial yang berdampak terwujudnya masyarakat makmur, berkeadilan, dan solid.

Baca Juga :