Macam-Macam Permainan

 Macam-Macam Permainan

Bentuk permainan anak sangat bervariasi. Ki Hajar Dewantara (1948) menulis bahwa H.Overbeck telah menghimpun ragam permainan dan nyanyian anak-anak yang ada di Indonesia yang jumlahnya lebih dari 690 macam. Padahal setiap waktu permainan baru muncul sehingga jenis permainan senantiasa bertambah banyak. Dari berbagai jenis permainan itu pada dasarnya dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut.

  1.             Permainan Fisik

Anak usia 5-7 tahun sering berman kejar-kejaran, menangkap temannya, dan jatuh bergulingaan. Permainan seperti itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Jadi, dengan bermain, fisik anak akan tumbuh menjadi sehat dan kuat untuk melakukan gerakan dasar.

  1.             Lagu Anak-Anak

Lagu anak-anak biasanya dinyanyikan sambil bergerak, menari, atau berpura-pura menjadi sesuatu atau seseorang. Berdasarkan sifatnya ada lagu yang humoris, ada yang mengandung teka-teki, dan ada pula yang mengandung nilai-nilai ajaran yang luhur. Unsur lagu yang menarik ialah adanya rhyme atau bunyi akhir yang sama.

  1.             Bermain Teka-Teki dan Berpikir Logis Matematis

Banyak permainan yang tujuannya mengembangkan kemampuan berpikir logis dan matematis. Salah satu di antaranya adalah lowok, suatu permainan yang menggunakan karet gelang. Dengan permainan ini, anak-anak belajar tentang ganjil dan genap, lebih banyak dan lebih sedikit.

  1.             Bermain dengan Benda-Benda

Permainan dengan objek seperti air, pasir, dan balok dapat membantu anak mengembangkan berbagai aspek perkembangan, Anak-anak dapat belajar ciri-ciri benda-benda tersebut. Misalnya, saat bermain air anak dapat mengenal sifat-sifat air. Air juga dapat digunakan untuk belajar konservasi volume zat cair dan belajar matematika. Balok dapat digunakan untuk membentuk berbagai macam bentuk bangun, belajar klasifikasi, dan mengembangkan imajinasi.

  1.             Bemain Peran

Jenis permainan ini antara lain meliputi sandiwara, drama, bermain peran, dan jenis permainan lain ketika anak memerankan orang lain. Permainan ini sangat baik untuk mengembangkan kemampuan bahasa, komunikasi, dan memahami peran-peran dalam masyarakat. Misalnya, anak bermain peran menjadi penjual dan pembeli. Berdasarkan permainan itu anak-anak diberi model uang, lalu ada anak yang berperan menjadi penjual dan pembeli. Berdasarkan permainan itu anak-anak belajar bahasa, yaitu komunikasi antara penjual dan pembeli, seperti menjajakan dagangan, menanyakan harga, dan menawar. Mereka juga belajar matematika melalui menimbang, mengukur, dan menghitung uang.

 

Sumber :

https://robinschone.com/insomnia-2-apk/