Kurangnya public speaking jadikan anak gemar gadget

Kurangnya public speaking jadikan anak gemar gadget

Kurangnya public speaking jadikan anak gemar gadget

Kurangnya public speaking jadikan anak gemar gadget
Kurangnya public speaking jadikan anak gemar gadget

 

Artis sekaligus presenter Junico BP Siahaan alias Nico Siahaan

yang kini aktif sebagai pemateri public speaking menilai, jika public speaking penting dipelajari sejak dini oleh anak-anak.

Menurutnya saat ini anak-anak masih menerima pembelajaran baik dari guru atau pun orang tua secara satu arah. Sementara anak-anak sedikit sekali diberikan kesempatan untuk mengungkapkan sesuatu.

“Jangankan anak sekolah, yang kuliah saja masih jarang diberikan kesempatan berbicara. Mereka berbicara di hadapan audiens hanya pada saat presentasi tugas saja,” tuturnya di Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/11/2013).

Pria kelahiran 13 Juni, 44 tahun silam ini menegaskan, jika public speaking

dirasa amat penting dipelajari agar bisa menyampaikan suatu pesan dengan baik. Saat ini dia melihat banyak anak yang pintar hanya bisa menjadi penulis tetap tidak bisa menjelaskannya secara langsung.

Tak hanya itu, Nico pun berasumsi, dengan semakin jarangnya guru atau orang tua yang mengajarkan anaknya public speaking banyak dari anak-anak yang beralih perhatiannya kepada gadget yang membanjiri pasaran.

“Anak-anak itu seharusnya diberikan kesempatan untuk berbicara

. Misal anak saya dirumah kalau mau mainan mereka harus memberikan alasan kenapa mereka pingin itu (mainan). Itu salah satu latihan ringan agar mereka mampu public speaking,” jelasnya.

Dia menilai, seringnya anak berinteraksi dengan gadget maka hal itu bisa mengurangi reflek gerak. “Beda dengan anak-anak jaman dulu yang mainnya kucing-kucingan atau mainan tradisional lainnya. Sekarang jangan kan di Kota, di Kampung saja namanya permainan modern seperti PS sudah ada,” ucapnya.

Disinggung tips agar seseorang mampu menjadi public speaking yang baik, Nico mengatakan, tidak ada hal yang lain selain berlatih. “Berlatih secara terus menerus mulai dari audiens yang kecil sampai yang besar itu bisa melatih public speaking kita agar bisa menyampaikan suatu pesan dengan baik dan juga bisa melatih kepercayaan diri kita,” pungkasnya.

 

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/pengertian-lembaga-agama-fungsi-tujuan-dan-macamnya/