Kurangi Jumlah Pengangguran di Kota Bogor, Disnakertrans Gelar Bursa Kerja

Kurangi Jumlah Pengangguran di Kota Bogor, Disnakertrans Gelar Bursa Kerja

Kurangi Jumlah Pengangguran di Kota Bogor, Disnakertrans Gelar Bursa Kerja

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Dalam rangka menjembatani pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Disnakertran Kota Bogor menggelar Bursa Kerja Ekspo 2017. Bursa Kerja Ekspo digelar selama dua hari, Rabu-Kamis, 19-20 Juli 2017.

Ekspo yang digelar di Gedung Wanita Bogor

dibuka secara resmi oleh Sekretaris Disnakertrans Prov. Jawa Barat H. Setiabudi yang didampingi Kepala Disnakertrans Kota Bogor Samson Purba.

Koordinator Fungsional Disnakertran

Koordinator Fungsional Disnakertran Provinsi Jawa Barat Asep Daryadi yang ditemui disela kegiatan Bursa Kerja Ekspo 2017 mengungkapkan, Bursa Kerja Ekspo atau Job Fair merupakan kegiatan rutin yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat. Bahkan kegiatan ini dalam setahun bisa digelar 2 sampai 4 kali.

Asep mengatakan, karena tugasnya mengayomi dan memotivasi Kabupaten Kota, maka kegiatan ini diselenggarakan di daerah tersebut. Beberapa daerah yang sudah melaksanakan kegiatan ini antara lain, Purwakarta, Sukabumi, Cirebon, Kuningan dan Tasikmalaya. “Hampir semua kabupaten kota sudah melaksanakannya,” ujar Asep, Kamis (20/7/2017). “Sedangkan untuk Kota Bogor ini yang pertama kali,” imbuhnya.

Asep menuturkan

Saat ini banyak informasi lowongan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Baik melalui media online maupun media cetak. Ada perusahaan yang berpura-pura membutuhkan tenaga kerja dan mereka menjadi objek penipuan. “Nah melalui bursa kerja ini pencari kerja dan pengguna tenaga kerja langsung dipertemukan,” jelas Asep.

Dirinya berharap melalui bursa kerja ini akan banyak terserap tenaga kerja dan itu artinya mengurangi jumlah pengangguran di Kota Bogor yang jumlahnya kurang lebih 20-25 ribu. Sementara untuk di Jawa Barat saat ini mencapai sekitar 1,9 juta.

 

Sumber : https://symbiantweet.com/