KP3DB Gandeng Ombudsman Pantau PPDB Jabar

KP3DB Gandeng Ombudsman Pantau PPDB Jabar

KP3DB Gandeng Ombudsman Pantau PPDB Jabar

KP3DB Gandeng Ombudsman Pantau PPDB Jabar
KP3DB Gandeng Ombudsman Pantau PPDB Jabar

BANDUNG-Komite Pemantau Penerimaan Peserta Didik Baru (KP3DB)

Jawa Barat menggandeng Ombudsman Perwakilan Jawa Barat untuk terus memantau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK di Jawa Barat.

KP3DB dibentuk dari tiga forum atau organisasi yang bergerak di dunia pendidikan, seperti Forum Orang Tua Siswa (Fortusis), Gerakan Masyarakat Peduli Pendidikan (GMPP) dan Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung.

Koordinator Infokum KP3DB, Dwi Soebwanto mengatakan, PPDB

adalah hajat tahunan bersama pemerintah dan masyarakat, yang seharusnya dapat dilaksanakan dengan akuntabel, transparan, adil, dan baik. Namun, berkaca pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, PPDB selalu mengundang masalah.

Apalagi, pasca alih kelola PPDB SMA SMK dari Pemerintah Kota ke Pemerintah Provinsi dikhawatirkan persiapan tidak maksimal dan mengundang permasalahan lain.

“Banyak lah masalah, seperti oknum yang tidak bertanggung jawab menitipkan anaknya sekolah tanpa prosedur yang benar,” katanya.

KP3DB pun mengkhawatirkan sejumlah masalah lain yang akan muncul dalam pelaksanaan PPDB.

Di antaranya, pemalsuan sertifikat prestasi, surat tanda tidak mampu yang dipalsukan, pungutan uang saat mendaftar, komersialisasi siswa pidahan, rekayasa kuota jumlah siswa, dan kecurangan oknum operator (daring).

Sementara itu, Koordinator Pengkajian, Iwan Hermawan mengungkapkan, pihaknya memprediksi pelanggaran lain yang akan muncul seperti pelaksanaan PPDB tahun 2007 lalu.

Iwan yang juga ketua FAGi menjelaskan, peluang kecurangan bisa ada dari besarnya kuota akademik sebesar 40 persen. Hal itu memberi peluang siswa titipan tanpa prosedur yang jelas.

 

 

Sumber :

https://www.shorturl.at/dnST9