Karakteristik Bermain

 Karakteristik Bermain

 Karakteristik Bermain

 Karakteristik Bermain

Menculnya aneka ragam pengertian tentang bermain bisa sisebabkan oleh beberapa hal. Pertama, karena istilah bermain digunakan dalam berbagai cara dan konteks kehidupan sehari-hari. Misalnya, seseorang berkata, “Pemain musik itu bermain sangat bagus”. Dalam ucapan tersebut bermain, bermain dimaksudkan sebagai penampilan dramatis dari si pemain musik.

Studi-studi tentang bermain dilakukan dalam berbagai disiplin seperti dalam ilmu-ilmu kealaman, ilmu-ilmu sosial, dan ilmu-ilmu kemanusiaan. Adanya keterlibatan para peneliti dari berbagai disiplin ini juga menyebabkan upaya mendefinisikan bermain dilakukan secara bervariasi. Bahkan ketika bermain diterima sebagai cara atau alat pembelajar atau pendidikan, para ahli pendidikan pun masih mendefinisikannya secara beragam.

Kriteria untuk menentukan apakah suatu kegiatan itu merupakan bermain atau bukan tidak selamanya dapat diamati. Kita tidak bisa menentukan apakah suatu kegiatan itu bermain atau bukan, hanya berdasarkan wujud kegiatannya, melainkan perlu pula mempertimbangkan alasan-alasan atau motif-motif yang mendorong dilakukannya kegiatan tersebut. Dengan demikian, suatu aktivitas yang merupakan bermain dalam kondisi tertentu bisa menjadi bukan bermain dalam kondisi yang lain. Misalnya, mengendarai sepeda yang dilakukan oleh para pembalap dalam suatu kejuaraan, berbeda dengan yang dilakukan sehari-hari oleh anak di depan rumah. Apa yang dilakukan oleh para pembalap tersebut dapat merupakan suatu pekerjaan atau profesi, tetapi yang dilakukan oleh anak-anak dapat merupakan aktivitas bermain.

Dalam hal ini terdapat tujuh ciri yang dapat dijadikan acuan untuk menentukan apakah sesuatu itu bermain atau bukan, yakni volutir, spontan, terfokus pada proses, memberi ganjaran secara intrinsik, menyenangkan, aktif, dan fleksibel (Solehuddin, 1996).

Pertama, bermain dilakukan secara voluntir. Bermain dilakukan oleh anak secara suka rela tanpa paksaan atau tekanan dari orang lain. Anak bermain atas keinginan dan kemauannya sendiri, bukan karena perintah orang lain.

 

Sumber :

https://robinschone.com/keychord-apk/