Jenis Reksadana yang beredar dan diijinkan oleh Bapepam adalah

Jenis Reksadana yang beredar dan diijinkan oleh Bapepam adalah

Jenis Reksadana yang beredar dan diijinkan oleh Bapepam adalah

Jenis Reksadana yang beredar dan diijinkan oleh Bapepam adalah
Jenis Reksadana yang beredar dan diijinkan oleh Bapepam adalah

Reksadana KIK hanya diijinkan untuk membeli dan menjual efek-efek yang dijual melalui Penawaran Umum di pasar modal Indonesia dan instrumen pasar uang yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, seperti: Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), Surat Pengakuan Hutang (SPH), Sertifikat Deposito, baik dalam mata uang rupiah maupun dalam mata uang asing.

Reksadana yang telah dibeli oleh investor, umumnya dikenal dengan unit penyertaan Reksadana. NAB awal untuk setiap Unit Penyertaan dari Reksadana wajib ditetapkan sebesar Rp 1.000. Investor sebagai pemegang unit penyertaan dapat menjual kembali unit penyertaan yang dimiliki ( redemption ) dan MI wajib untuk membeli kembali unit penyertaan tersebut. Pembayaran atas unit penyertaan yang dijual kembali oleh investor tidak boleh melebihi 7 hari bursa.

Jenis Reksadana yang beredar dan diijinkan oleh Bapepam adalah:

  1. Reksadana Pasar Uang adalah Reksadana yang hanya melakukan investasi pada efek utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Reksadana pasar uang umumnya diinvestasikan pada instrumen-instrumen surat berharga pasar uang, surat berharga komersial yang sudah memiliki peringkat efek dari perusahaan pemeringkat efek, surat pengakuan hutang, sertifikat deposito, serta SBI yang memiliki jangka waktu jatuh tempo 12 bulan.
  2. Reksadana Pendapatan Tetap adalah Reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek utang. Reksadana ini umumnya menginvestasikan portofolionya pada obligasi-obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah, maupun obligasi-obligasi BUMN dan korporasi yang berbadan hukumIndonesia yang dijual melalui penawaran umum dengan jangka waktu maksimum 10 tahun.
  3. Reksadana Saham adalah Reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam efek ekuitas. Reksadana saham menginvestasikan portofolionya pada instrumen-instrumen saham, termasuk hak memesan efek terlebih dahulu (rights ) maupun waran yang diterbitkan oleh perusahaan berbadan hukum Indonesia dan dijual melalui penawaran umum.
  4. Reksadana Campuran adalah Reksadana yang melakukan investasi dalam efek ekuitas dan efek utang yang perbandingannya tidak termasuk diatas.

Reksadana pasar uang tidak memungut biaya penjualan dan biaya pembelian kembali atas unit penyertaan. Reksadana pasar uang membagikan hasil yang diperoleh dalam bentuk unit penyertaan setiap hari, sehingga nilai aktiva bersih per unit sama dengan nilai aktiva awal

Sumber : https://rakyatlampung.co.id/lara-croft-relic-run-apk/