Dinkes Banyuwangi Catat 32 Warga Terjangkit DB

Dinkes Banyuwangi Catat 32 Warga Terjangkit DB

Dinkes Banyuwangi Catat 32 Warga Terjangkit DB

Dinkes Banyuwangi Catat 32 Warga Terjangkit DB
Dinkes Banyuwangi Catat 32 Warga Terjangkit DB

Kepala Dinas Kesehatan dr. Wiji Lestariono mengatakan, di musim penghujan ini

Demam Berdarah (DB) menjadi penyakit musiman yang menyertainya. Saat ini, kata dia, telah ditemukan 22 kasus DB pada bulan Januari, dan selama Februari muncul 10 kasus DB.
“Total sampai sekarang ada 32 kasus DB di Banyuwangi selama tahun 2109. Jumlah ini lebih rendah dari kasus tahun lalu sebanyak 38 kasus DB,” kata dr. Rio sapaan akrabnya, Selasa (12/2/2019).
Baca Juga:

Pemkab Kediri Tangani Penyakit DBD Secara Serius
Kemenkes RI Investigasi KLB Demam Berdarah di Ponorogo
DB Menyerang, Dinkes Banyuwangi Maksimalkan 3M Plus
Penderita DBD Membludak, RSUD Ibnu Sina Tambah Ekstra Bed

Jumlah tersebut, terang dia, merupakan hasil laporan rumah sakit yang ada di Banyuwangi.

Setiap ditemukan kasus pasien DB, RS wajib melaporkan kepada Dinkes.
“Rata-rata pasien menjalani rawat inap selama 3-5 hari dengan tingkat kesembuhan 100 persen. Kami berharap jumlah ini tidak akan bertambah. Untuk itu kami sangat berharap keterlibatan aktif segenap warga untuk menghindari DB dengan memberantas jentik nyamuk,” harap dr. Rio.
Baca Juga:

Banyuwangi Masuk Kandidat Peraih Parasamya Purnakarya Nugraha
Puting Beliung Terjang Wilayah Banyuwangi
Kerjasama BPJS Kesehatan Banyuwangi dan RSUD Genteng Terancam Putus
Tradisi Sewu Kupat Ala Warga Temuguruh Banyuwangi

Sejauh ini, Dinas Kesehatan Banyuwangi telah melakukan langkah untuk mencegah penyakit ini.

Salah satunya menggelar sosialisasi kepada warga, termasuk melibatkan kader PKK di setiap kelurahan untuk memberikan informasi kepada ibu-ibu di dasawisma masing-masing.

 

Baca Juga :