Dindik Malang Jamin Tak Ada Praktek Jual Beli Bangku Sekolah

Dindik Malang Jamin Tak Ada Praktek Jual Beli Bangku Sekolah

Dindik Malang Jamin Tak Ada Praktek Jual Beli Bangku Sekolah

Dindik Malang Jamin Tak Ada Praktek Jual Beli Bangku Sekolah
Dindik Malang Jamin Tak Ada Praktek Jual Beli Bangku Sekolah

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di wilayah Kabupaten Malang

, dipastikan tidak ada praktek transaksional atau praktek jual beli bangku dilingkungan sekolah, baik itu Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sebab, PPDB saat ini menggunakan sistem zonasi, dan juga pendaftaran hingga pengumuman kesemuanya melalui online di internet.

Hal itu dikatakan Pelaksana Harian (Plh) Dinas Pendidikan

(Dindik) Kabupaten Malang Puji Hariwati, Kamis (9/5/2019) kepada wartawan. Menurutnya, sekolah-sekolah favorit tidak lagi dalam menerima PPDB, tidak seperti dulu lagi. Karena Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengeluarkan peraturan, yakni Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB. Sedangkan dalam Permendikbud tersebut, terdapat tujuh item dalam PPDB.

Diantaranya, lanjut dia, sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah

(Pemda) wajib menerima calon peserta didik berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah dengan kuota paling sedikit 90 persen dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima. Sedangkan calon peserta didik berdomisili dalam zonasi sekolah didasarkan alamat pada Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan paling lambat 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan PPDB.

“Radius zona terdekat dalam sistem zonasi ditetapkan oleh Pemda sesuai dengan kondisi di daerah tersebut dengan memperhatikan ketersediaan anak usia sekolah di zona yang sudah ditentukan, jumlah ketersediaan daya tampung sekolah itu sendiri,” jelas Puji.

 

Sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/how-to-low-budget-marriage-invitations