Cara Mengatasi Anak Pemalu

Cara Mengatasi Anak Pemalu

Rasa malu ialah cara seseorang dalam mengungkapkan ketidakfamilierannya dengan lingkungan baru. Lingkungan yang tidak menyokong akan menciptakan anak pasif dan tidak tertarik guna melakukan kegiatan bersama orang-orang di sekitarnya. Di sinilah peran orang tua terbilang sangat urgen untuk menolong menghilangkan sifat pemalu dari si anak. Lantas, bagaimana caranya? Berikut ini sejumlah cara yang dapat dilakukan:

1. Jangan Menyebutnya “Anak Pemalu”

“Dia ini memang anak pemalu.” Nah, bilamana Anda sering menuliskan hal semacam tersebut di hadapan orang lain, si kecil pun bakal memercayai bahwa dirinya memang sosok pemalu dan jarang berkata dengan orang lain. Dalam mengungkapkan perilaku sang anak, Anda dapat membuat ucapan-ucapan yang lebih netral dan tidak menghakimi atau menilainya.

2. Selalu Memberikan Dukungan Pada Anak

Anak telah mengenali karakternya yang pemalu. Daripada menutupi urusan itu, usahakan kita mendorong si kecil guna lebih percaya diri. Tanyakan padanya dengan lembut, apa yang membuatnya malu atau takut ketika menghadapi kondisi tertentu. Dari jawabannya itu, Anda dapat memberikan solusi—bisa lewat penyampaian ucapan-ucapan yang tepat guna menumbuhkan rasa percaya diri. Berikan sentuhan-sentuhan yang menguatkannya secara psikologis, baik dengan menggenggam tangan maupun memeluknya.

3. Kenalkan Anak Pada Aktivitas-Aktivitas Baru yang Positif

Menghindarkan anak pemalu dari pekerjaan positif yang belum pernah dilakukannya bukanlah penyelesaian yang dianjurkan. Namun, bukan berarti kita memaksanya untuk mengerjakan hal-hal yang dia takutkan karena dapat memicu trauma.

Selalu temani sang buah hati pada momen-momen kesatunya. Misalnya, saat dia memasuki ruang belajar untuk kesatu kalinya, atau menemaninya datang ke pesta ulang tahun temannya. Keberadaan Anda bareng si kecil bisa membuatnya merasa lebih nyaman serta terbiasa dengan kegiatan-kegiatan yang dia lakukan.

Anda juga dapat mengajak anak guna mengikuti pekerjaan yang bisa membantunya menghilangkan sifat pemalu, laksana olahraga, les menari, atau kegiatan lain yang menuntut tampil di depan umum.

4. Ajari Anak Bersosialisasi

Anak pemalu akan kendala untuk bersosialisasi dengan orang di sekitarnya. Oleh sebab itu, Anda dapat mulai mengajarinya hal-hal fundamental seperti memandang lawan saat berkata atau berkata dengan suara yang lebih lantang.

Anda juga dapat langsung memberikan misal lewat interaksi kita terhadap orang dewasa lainnya. Misalnya, saat Anda bersikap ramah pada orang asing, menyapa tetangga, menawarkan pertolongan pada teman, dan sebagainya. Anak akan ingin meniru perilaku Anda.

5. Bantu Anak Menumbuhkan Rasa Percaya Dirinya

Bagi beberapa orang tua, sifat pemalu yang dipunyai si kecil bukanlah urusan yang ditakutkan, tetapi rasa takut apabila sang buah hati tidak dapat memutuskan kemauannya sendiri dan lebih sering mengekor teman-temannya. Dalam menanggulangi sifat pemalu, semua orang tua butuh menciptakan situasi yang bisa membangun keyakinan diri anak. Caranya lumayan sederhana, contohnya memintanya guna memilih dan memesan makanan favoritnya di restoran. Hal ini diandalkan dapat menolong membuatnya lebih percaya diri serta mandiri.

Sumber : http://www.sports-central.org/cgi-bin/axs/ax.pl?https://www.pelajaran.co.id