Banyak Orang Tua Ajak Anaknya Melanggar Aturan

Banyak Orang Tua Ajak Anaknya Melanggar Aturan

Banyak Orang Tua Ajak Anaknya Melanggar Aturan

Banyak Orang Tua Ajak Anaknya Melanggar Aturan
Banyak Orang Tua Ajak Anaknya Melanggar Aturan

BANDUNG- Masih banyaknya anak-anak di bawah usia 17 tahun

yang saat ini sudah menggunaan kendaraan bermotor khususunya roda dua, menjadikan sebagian masyarakat merasa prihatin.

Padahal sesuai aturan, masyarakat yang boleh mendapat Surat Izin Mengemudi atau SIM sebagai syarat diperbolehkannya untuk menggunaan kendaraan, yaitu minimal usia 17 tahun.

Menurut Relawan dari Komunitas Cegah Anak-anak Mengemudi Kendaraan Bermotor (CAMOT), Sita Anisah, banyak hal yang menjadikan banyaknya anak-anak di bawah usia 17 tahun yang sudah menggu mendaraan bermotor.

“Sekarang trasportasi masyarakat belum bagus, ketersediaan orang tua

untuk mengantar anak-anak mereka lebih sedikit serta kemudahan dalam pembelian motor lebih mudah sehingga memungkinkan akan dibawah 17 tahun sudah menggunakan motor,” tuturnya.

Namun menurut Sita, alasan-alasan tersebut tidak serta merta membolehkan anak-anak mereka usia dibawah 17 tahun sudah diperbolehkan untuk menggunakan bermotor.

“Memungkinkan tersebut bukan berarti pembenaran, kendapa orang tua tidak bisa mengantar anak-anak mereka ke sekolah,” ucap Sita, sela-sela acara sosialisasi keselamatan berkendaaraan bagi anak-anak, Minggu (10/05).

Sita menilai, dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak usia di bawah 17 tahun

mengendaraai kendaraan bermotor merupakan sebagai bentuk pendidikan yang kurang baik bagi mereka.

“Menggunakan kendaraan bermotor itu ada syarat tertentu semisal usia minimal 17 tahun dan memiliki SIM, ketika orang tua memberikan izin akanya belum cukup usia sudah mengendarai kendaraan bermotor secara tidak langsung orang tua mengajarkan anaknya budaya melanggar aturan,” jelasnya.

 

Baca Juga :