Bagaimana Fungsi SMK dalam Dunia Pariwisata di Jatim?

Bagaimana Fungsi SMK dalam Dunia Pariwisata di Jatim

Bagaimana Fungsi SMK dalam Dunia Pariwisata di Jatim?

Bagaimana Fungsi SMK dalam Dunia Pariwisata di Jatim
Bagaimana Fungsi SMK dalam Dunia Pariwisata di Jatim

SMK masih terus menjadi perhatian serius Provinsi Jatim. Milineals Tourism Expo jadi tema yang diangkat dalam seminar dan pameran SMK Pariwisata yang diadakan Dinas Pendidikan Jatim, Rabu (25/9/2019).

SMK sebagai penyedia Sumber Daya Manusia (SDM) handal dalam berbagai sektor

terutama saat ini yang dipacu adalah untuk sektor industri pariwisata diharapkan nantinya ada penguatan kolaborasi antara dunia usaha dunia industri (DUDI) pariwisata, desa wisata dengan SMK Pariwisata.

Sebanyak 115 SMK negeri dan 150 SMK swasta di Jawa Timur hadir melalui perwakilan sekolah dalam seminar dan pameran sekolah ini. Hudiyono, Plt Kepala Dindik Jatim mengatakan bahwa SMK Pariwisata akan melakukan pembinaan kegiatan di desa wisata.

Yakni membangun kegiatan atau projek desa wisata dengan mempublikasikan agar dikenal dan dipahami masyarakat. Dari sisi SDM, pihaknya menuturkan bahwa telah menyiapkan program one general manager one SMK untuk jurusan perhotelan.
Baca Juga:

Khofifah Beberkan Potensi Wisata di Jawa Timur
Menko Darmin Gelar Rapat di Pinggir Pantai Banyuwangi
Kemenpar RI Optimistis, Pariwisata Sumenep Mampu Tingkatkan Indeks Kebahagiaan Masyarakat
Tempat Wisata di Jember Masih Banyak Pengunjung
Sentra Anggrek Wates Dongkrak Pariwisata Kabupaten Kediri

“Itu artinya secara kompetensi anak-anak sudah teruji. Dan ini sudah terlihat jika SMK sudah siap.

Teknologi juga siap. Apalagi bu gubernur juga sudah menyunsun MJC (Milineals Job Centre) di mana dindik Jatim menyiapkan talenta, client dan mentor,” paparnya.

Selain itu, Hudiyono juga mengaku bangga dengan pencapaian SMK Jawa Timur yang mampu bersaing dalam skala Internasional. Ia mengatakan bahwa kompetisi SMK Jatim sudah setara dengan output sekolah vokasi di luar negeri.

“Kemarin kita juara perunggu di The World Skill Competition di Kazan Moskow Rusia.

Itu membuktikan bahwa kemampuan SMK tidak remeh,” ungkapnya bangga.

Ditambahkan Kepala Bindang Pembinaan SMK Dindik Jatim Suhartono, dengan adanya revitalisasi SMK khususnya di bidang pariwisata. Sektor wisata di Jatim diharapkan akan semakin berkembang. Pasalnya, ada komunikasi antara DUDI dan SMK Pariwisata.

“Peran SMK (pariwisata) nanti diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dan komunikasi dengan DUDI pariwisata. Karena perlu adanya penguatan dan pengembangan kompetensi yang didapat dari dinas pariwisata, Kemenpar dan desa wisata,” katanya.

 

Sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/sejarah-patung-liberty/